Serratalhadafc.com – Dua hari sebelum Lebaran 2025, jumlah penumpang di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, meningkat tajam. Pada Sabtu (29/3/2025), lebih dari 27.000 orang berangkat menggunakan kereta api jarak jauh. Banyak calon pemudik harus kecewa karena kehabisan tiket untuk tanggal keberangkatan yang diinginkan.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari penipuan.
Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan bahwa tiket untuk periode favorit, yakni 21-30 Maret 2025, sudah ludes.
Tiket Harus Sesuai nama Identitas
“Kami menyarankan calon penumpang yang belum mendapatkan tiket untuk mempertimbangkan mengubah jadwal keberangkatan. Jangan membeli tiket dari media sosial yang tidak bekerja sama dengan PT KAI,” ujar Ixfan di Stasiun Pasar Senen.
Ia juga menegaskan pentingnya membeli tiket hanya melalui aplikasi atau situs resmi PT KAI untuk mencegah penipuan dan peredaran tiket palsu.
“Jika saat boarding tiket tidak sesuai dengan identitas, maka penumpang tidak diperbolehkan naik,” tegasnya.
Pada hari ini, terdapat 42 perjalanan kereta dari Stasiun Pasar Senen dengan total 27.934 tiket terjual. Kota tujuan favorit selama periode mudik Lebaran 2025 (21 Maret–11 April 2025) adalah Surabaya Pasarturi, Lempuyangan Yogyakarta, dan Kutoarjo.
Serratalhadafc.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak 3,35 persen pada Rabu (26/3/2025), didorong respons positif pasar terhadap jajaran pengurus Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia).
Hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini, IHSG naik 209,18 poin ke level 6.444. Kepala Riset Bahana Sekuritas, Satria Sambijantoro, menilai bahwa komposisi 18 managing director Danantara yang profesional dan bebas afiliasi politik mampu meredakan ketidakpastian di pasar.
“Karena pasar bekerja berdasarkan ekspektasi, kami percaya perkembangan Danantara, ditambah dengan peran bank-bank BUMN berkapitalisasi besar, akan berdampak netral hingga positif dan cukup untuk memicu reli taktis di bursa saham RI,” ujar Satria, dikutip dari Antara, Kamis (26/3/2025).
Bahana Sekuritas semakin optimistis terhadap pasar saham Indonesia setelah pengumuman 18 anggota tim pengelola Danantara. Seluruhnya berasal dari latar belakang profesional, mayoritas memiliki pengalaman di luar negeri, serta minim keterkaitan dengan politik domestik.
Dari total pengurus, 67 persen memiliki keahlian di bidang pasar modal, investasi, keuangan, atau perbankan. Selain itu, 61 persen merupakan lulusan universitas di Amerika Serikat, sementara 72 persen memiliki gelar Magister atau Doktor. Usia rata-rata mereka adalah 55 tahun.
“Meski ada perbedaan pandangan di kalangan investor institusional mengenai apakah tim Danantara adalah ‘Dream Team’ yang dapat menarik kembali dana asing, kami menilai ekspektasi terhadap Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia masih terlalu pesimistis,” pungkasnya.
IHSG Melonjak 3,8 Persen, Seluruh Sektor Saham Menghijau
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melonjak signifikan pada perdagangan Rabu (26/3/2025), ditopang lonjakan transaksi harian dan penguatan di seluruh sektor saham.
Mengutip data RTI, IHSG melesat 3,8 persen ke level 6.472,35, sementara Indeks LQ45 naik lebih tinggi, yakni 4,9 persen ke posisi 731,13. Semua indeks saham acuan berakhir di zona hijau.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertinggi 6.489,14 dan level terendah 6.312,96. Sebanyak 531 saham menguat, 112 saham melemah, dan 158 saham stagnan. Aktivitas pasar mencatat 1.117.001 transaksi, dengan volume perdagangan mencapai 30,8 miliar saham dan nilai transaksi harian Rp 34,5 triliun. Lonjakan transaksi di pasar negosiasi didorong oleh saham YUPI, yang mencatat nilai transaksi Rp 18,4 triliun. Adapun kurs dolar AS terhadap rupiah berada di kisaran Rp 16.575.
Semua sektor saham mengalami penguatan. Sektor basic materials memimpin dengan kenaikan 4,31 persen, disusul sektor transportasi yang meroket 4 persen. Sektor keuangan tumbuh 3,6 persen, sedangkan infrastruktur naik 3,11 persen.
Sementara itu, sektor energi meningkat 2,51 persen, sektor industri naik 2,74 persen, sektor consumer nonsiklikal bertambah 2,36 persen, dan sektor consumer siklikal menguat 2,05 persen. Sektor properti melesat 2,6 persen, sektor teknologi naik 2,67 persen, sedangkan sektor kesehatan mengalami kenaikan lebih kecil, yakni 0,11 persen.
Pergerakan Saham BMRI, BBCA, dan YUPI pada Perdagangan Rabu
Pada perdagangan Rabu (26/3/2025), saham BMRI melonjak 8,65 persen ke level Rp 5.150 per saham. Saham BMRI dibuka menguat di Rp 4.980 per saham, naik dari penutupan sebelumnya di Rp 4.740 per saham. Sepanjang perdagangan, saham BMRI bergerak di rentang Rp 4.930 – Rp 5.175 per saham, dengan total frekuensi transaksi 68.493 kali, volume perdagangan mencapai 6.295.627 saham, dan nilai transaksi sebesar Rp 3,2 triliun.
Saham BBCA juga mencatat kenaikan signifikan, melambung 5,9 persen ke Rp 8.525 per saham. Saham BBCA dibuka naik 250 poin di Rp 8.300 per saham, dengan pergerakan di rentang Rp 8.275 – Rp 8.650 per saham. Total transaksi tercatat 58.261 kali, dengan volume perdagangan 3.187.375 saham dan nilai transaksi Rp 2,7 triliun.
Di sisi lain, saham YUPI mengalami penurunan 0,42 persen ke posisi Rp 2.380 per saham di pasar reguler. Saham ini dibuka melemah 20 poin ke Rp 2.370 per saham, dengan pergerakan di antara Rp 2.250 – Rp 2.390 per saham. Total transaksi saham YUPI tercatat 6.973 kali, dengan volume perdagangan 76.984.856 saham dan nilai transaksi mencapai Rp 18,4 triliun.
Serratalhadafc.com – Saham Tesla anjlok lebih dari 40% dalam dua bulan terakhir, bertepatan dengan kehadiran Elon Musk di Washington, D.C.
Penurunan ini terjadi di tengah protes dan kampanye global terhadap Tesla dan Musk. Namun, pada Jumat (21/3/2025), saham Tesla berhasil bangkit, ditutup naik lebih dari 5% di USD 248,71.
Dilansir dari CNBC International, Sabtu (22/3/2025), dalam rapat umum bersama karyawan, Musk berusaha meyakinkan timnya untuk tetap mempertahankan saham mereka meskipun perusahaan menghadapi tantangan besar.
“Sangat sulit bagi sebagian besar investor, yang hanya melihat ke belakang, untuk membayangkan masa depan di mana 10 juta kendaraan otonom memiliki kegunaan lima hingga sepuluh kali lipat,” ujar Musk, menegaskan visinya mengenai kendaraan otonom yang telah lama dijanjikannya.
Dalam beberapa bulan terakhir, penjualan kendaraan baru Tesla mengalami penurunan di Eropa, beberapa wilayah AS, dan Tiongkok.
Tesla juga menghadapi ketidakpastian perdagangan akibat tarif baru yang diberlakukan oleh Presiden Trump terhadap barang dan bahan baku dari Kanada, Meksiko, dan Tiongkok, yang merupakan negara asal pemasok utama Tesla.
Laporan dari situs belanja mobil nasional Edmunds pekan lalu juga menunjukkan bahwa pemilik Tesla semakin banyak menukar kendaraan listrik mereka, mencatatkan tingkat penurunan tertinggi.
Musk mengomentari kondisi ini dengan nada bercanda, “Jika Anda membaca berita, rasanya seperti kiamat.”
“Saya tidak bisa melewati TV tanpa melihat berita Tesla terbakar. Beberapa orang bahkan seperti, ‘Jika tidak ingin membeli Tesla, tidak perlu membakarnya.’ Itu agak tidak masuk akal,” ucapnya.
Tentang Saham Tesla
Saham Tesla (TSLA) kembali menguat pada Selasa setelah mengalami penurunan terburuk dalam lima tahun terakhir.
CEO Tesla, Elon Musk, mengumumkan bahwa perusahaan berencana melipatgandakan produksi kendaraan di AS dalam dua tahun ke depan.
“Dengan kebijakan luar biasa dari Presiden Trump dan pemerintahannya, serta sebagai bentuk kepercayaan terhadap Amerika, Tesla akan menggandakan produksi kendaraan di AS,” ujar Musk dalam sebuah acara di Gedung Putih.
Dalam acara yang sama, Presiden Trump mengumumkan akan membeli mobil listrik Tesla, yang langsung mendorong saham Tesla naik 3,8% dan mencapai level tertinggi dalam sesi perdagangan.
Menurut laporan Yahoo Finance, Trump menyebut Tesla sebagai “perusahaan hebat” dan berharap keputusannya membeli kendaraan listrik Tesla dapat membantu meningkatkan penjualan perusahaan.
Gedung Putih menambahkan bahwa kebijakan tarif baru yang diterapkan Trump bertujuan untuk memperkuat manufaktur dalam negeri. Awal bulan ini, Honda juga mengumumkan rencana untuk memproduksi generasi terbaru Civic di AS sebagai respons terhadap kebijakan tersebut.
Selain itu, kenaikan saham Tesla juga didorong oleh pernyataan Adam Jonas, analis ternama dari Morgan Stanley.
“Sejak puncaknya pada 17 Desember, saham Tesla telah turun 50% (dan 45% sejak awal tahun) akibat data penjualan yang buruk, sentimen negatif terhadap merek, dan tekanan di pasar. Kami melihat penurunan ini sebagai peluang untuk membeli saham Tesla, terutama sebagai pemimpin dalam pengembangan AI,” ujar Jonas.
Serratalhadafc.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 24 Maret 2025, di Jakarta. Dalam rapat ini, terjadi pergantian pengurus, termasuk pergantian Direktur Utama. Pemegang saham BRI memberhentikan dengan hormat Sunarso sebagai Direktur Utama dan mengangkat Hery Gunardi sebagai penggantinya.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa RUPST 2025 menetapkan perubahan pengurus dengan memberhentikan 19 nama dari jajaran direksi dan komisaris, antara lain:
Direksi dan Komisaris yang Diberhentikan:
Sunarso – Direktur Utama
Catur Budi Harto – Wakil Direktur Utama
Handayani – Direktur Bisnis Konsumer
Supari – Direktur Bisnis Mikro
Amam Sukriyanto – Direktur Commercial, Small and Medium Business
Arga Mahanana Nugraha – Direktur Digital dan Teknologi Informasi
Agus Winardono – Direktur Human Capital
Agus Sudiarto – Direktur Manajemen Risiko
Andrijanto – Direktur Retail Funding and Distribution
Pergantian ini diharapkan dapat membawa BRI ke arah yang lebih baik serta meningkatkan kinerja dan strategi bisnis perseroan ke depan.
BRI Bagi-Bagi Dividen
Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BRI, pemegang saham menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 51,73 triliun, meningkat dibandingkan dividen tahun 2024 yang tercatat Rp 48,10 triliun. Selain itu, BRI juga akan melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan total maksimal Rp 3 triliun.
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menjelaskan bahwa RUPS menyetujui penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk tahun buku 2024. BRI mencatat laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 60,15 triliun. Dari jumlah tersebut, BRI menetapkan total dividen tunai yang akan dibagikan sebesar Rp 51,73 triliun.
Sebelumnya, pada 15 Januari 2025, BRI telah membayarkan dividen interim sebesar Rp 20,33 triliun atau Rp 135 per lembar saham. Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibayarkan mencapai Rp 31,40 triliun.
Serratalhadafc.com – Pasar saham Indonesia, yang tercermin dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), mengalami penurunan tajam dalam beberapa waktu terakhir. Pada 18 Maret 2025, IHSG sempat anjlok lebih dari 5% ke level 6.076,08, menyebabkan perdagangan terhenti sementara.
Namun, indeks saham kembali bangkit ke zona hijau setelah nilai tukar rupiah menguat. Situasi ini mendorong investor untuk mencari alternatif investasi lain, salah satunya aset kripto.
Chief Marketing Officer (CMO) Tokocrypto, Wan Iqbal, menyoroti perbedaan dinamika antara pasar saham dan aset safe haven seperti emas dan Bitcoin.
“Bitcoin turun 5-10% dalam sehari adalah hal biasa, tetapi IHSG, yang mencerminkan saham-saham terbaik di Indonesia, jika turun 5% saja dampaknya sangat besar,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (21/3/2025).
Ia juga menekankan bahwa IHSG merupakan indikator utama perekonomian nasional. Pergerakannya mencerminkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia sekaligus menjadi barometer stabilitas ekonomi negara.
Hal serupa juga berlaku untuk pasar kripto, yang semakin berkembang sebagai alternatif investasi dan memiliki keterkaitan dengan dinamika ekonomi global serta perkembangan teknologi keuangan di Indonesia.
“Kami berharap perekonomian Indonesia terus berkembang secara berkelanjutan, didukung oleh kebijakan yang kondusif, inovasi di sektor keuangan, serta peningkatan literasi investasi di kalangan masyarakat,” tambahnya.
Alternatifnya Adalah Crypto
Di tengah ketidakstabilan pasar saham, diversifikasi investasi menjadi strategi yang bijak untuk menjaga kestabilan portofolio. Salah satu opsi yang semakin diminati adalah pasar kripto.
Salah satu keunggulan aset kripto adalah keberadaan stablecoin, yaitu aset digital yang nilainya dipatok pada Dolar AS atau emas. Stablecoin menawarkan alternatif lebih stabil bagi investor pemula yang ingin masuk ke pasar kripto tanpa menghadapi volatilitas ekstrem.
“Selain stablecoin, aset kripto dengan fundamental kuat seperti Bitcoin juga menjadi pilihan bagi investor yang ingin memulai dengan aset lebih stabil sebelum mengeksplorasi aset dengan volatilitas lebih tinggi,” jelasnya.
Menurut Iqbal, tren ini terlihat dari semakin banyaknya investor baru di pasar kripto Indonesia. Mereka biasanya memulai dengan aset yang lebih aman sebelum memperluas portofolio ke instrumen yang lebih berisiko.
Disclaimer:Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Serratalhadafc.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.