Tag: penjualan global

  • Intel Waspadai Dampak Negatif Akuisisi Saham oleh Pemerintahan Donald Trump

    Intel Waspadai Dampak Negatif Akuisisi Saham oleh Pemerintahan Donald Trump

    Serratalhadafc.com – Intel memperingatkan adanya potensi reaksi negatif terkait pengambilalihan 10% saham perusahaan oleh pemerintahan Donald Trump. Peringatan tersebut tertuang dalam dokumen resmi yang dikutip CNBC Anugerahslot pada Selasa (26/8/2025).

    Salah satu kekhawatiran utama Intel adalah dampak terhadap penjualan global, mengingat 76% pendapatan perusahaan pada tahun fiskal terakhir berasal dari luar Amerika Serikat (AS). Pada 2024, Intel membukukan pendapatan sebesar USD 53,1 miliar, turun 2% dibanding tahun sebelumnya.

    Dengan adanya kepemilikan saham pemerintah, Intel kini semakin erat terhubung dengan kebijakan tarif dan perdagangan AS yang kerap berubah di bawah kepemimpinan Trump.

    “Mungkin ada reaksi negatif, baik secara langsung maupun bertahap, dari investor, karyawan, pelanggan, pemasok, mitra bisnis, pemerintah asing, maupun pesaing,” tulis Intel dalam dokumen tersebut.

    Perusahaan juga menambahkan bahwa kondisi ini berpotensi memicu litigasi, peningkatan pengawasan publik, maupun tekanan politik terhadap bisnis Intel.

    Intel Waspadai Risiko Politik dari Akuisisi Saham Pemerintahan Trump

    Intel menegaskan bahwa perubahan lanskap politik di Washington berpotensi menantang bahkan membatalkan kesepakatan pengambilalihan saham oleh pemerintahan Donald Trump. Kondisi ini dinilai dapat menimbulkan risiko bagi para pemegang saham, baik saat ini maupun di masa mendatang.

    Kesepakatan yang diumumkan pada Jumat lalu itu memberi Departemen Perdagangan AS kepemilikan sekitar 433,3 juta lembar saham Intel. Saham tersebut bersifat dilutif bagi pemegang saham lama, karena mengurangi porsi kepemilikan mereka.

    Pembelian saham pemerintah sebagian besar didanai melalui program bantuan Undang-Undang CHIPS era Presiden Joe Biden. Dari program tersebut, Intel telah menerima pendanaan senilai USD 2,2 miliar (Rp 35,86 triliun) dan dijadwalkan memperoleh tambahan USD 5,7 miliar (Rp 92,92 triliun).

    Selain itu, Intel juga mendapatkan dukungan federal terpisah sebesar USD 3,2 miliar (Rp 52,16 triliun), sehingga total bantuan yang dikucurkan mencapai USD 11,1 miliar atau sekitar Rp 180,97 triliun.

    Trump Sebut Akuisisi Saham Intel sebagai “Kesepakatan Hebat”, Saham Naik 25%

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyebut akuisisi saham Intel oleh pemerintah sebagai “kesepakatan hebat” yang akan memperkuat masa depan bangsa melalui pengembangan chip canggih.

    Optimisme tersebut juga tercermin di pasar. Saham Intel melonjak sekitar 25% sepanjang Agustus, didorong momentum menuju finalisasi kesepakatan.

    Namun, di balik euforia itu, terdapat catatan penting. Dalam dokumen resmi yang diajukan pada Senin, Intel mengungkapkan bahwa perjanjian tersebut memberi pemerintah hak untuk memberikan suara bersama dewan direksi. Kondisi ini membuat kepemilikan saham pemerintah berpotensi mengurangi hak suara dan kontrol tata kelola pemegang saham lainnya.

    Lebih jauh, perusahaan menilai struktur baru kepemilikan ini dapat membatasi sejumlah transaksi strategis di masa mendatang, yang seharusnya bisa memberikan keuntungan bagi investor.